Survei Kurikulum Merdeka Nadiem Makarim
Senin, 20 Juni 2022

Setelah adanya survei indicator politik di Indonesia dinyatakan bahwa masyarakat Indonesia merasa program Merdeka Belajar melalui Kurikulum Merdeka serta adanya berbagai platform pembelajaran yang dapat membantu di dunia Pendidikan dimasa Kurikulum Merdeka.
Program Kurikulum Merdeka yang dirancang oleh Mentri Prndidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yaitu Nadiem Makarim. Dengan melalui beberapa tahapan sehingga kurikulum Merdeka bisa berjalan hingga saat ini.
Terdapat total 82,1 persen responden yang mengatakan bahwa kurikulum Merdeka sangat bermanfaat. Jumlah yang didapatkan terbagi dalam 18,8 persen masyarakat Indonesia yang melihat bahwa Kurikulum Merdeka sangat bermanfaat dan 63,3 persen lainnya mengatakan cukup bermanfaat. Sementara 4,5 persen yang menilai kurang bermanfaat fan 0,4 persen beranggapan bahwa sangat tidak bermanfaat dengan adanya Kurikulum Merdeka ini.
Kurikulum Merdeka merupakan paket kebijakan yang diterbitkan Nadiem pada Februari, dimana kegiatan belajar dibuat menjadi lebih fleksible dengan beberapa opsi pilihan pembelajaran.
Pada opsi pertama, sekolah diberi kebebasan dalam menentukan kurikulum yang ingin digunakan sesuai dengan kesiapan sekolah masing-masing. Setiap sekolah dapat merubah penggunaan kurikulum apabila belum siap dengan penyesuaian Kurikulum Merdeka.
Opsi kedua, sekolah yang menginginkan dan siap dengan adanya perubahan diperbolehkan untuk menggunakan kurikulum Merdeka.
Bagikan
Artikel Lainnya

Perbedaan Sekolah Negeri maupun Sekolah Swasta
Selasa, 09 Agustus 2022

Bagaimana Sekolah Negeri dan Sekolah Swasta?
Selasa, 09 Agustus 2022

Pendidikan Karakter Didasari Oleh Pendidikan Agama
Jumat, 29 Juli 2022

Dampak Teknologi Terhadap Pendidikan
Jumat, 29 Juli 2022

Kemendikbud Memulihan Pendidikan Dalam G20
Jumat, 29 Juli 2022

Solusi Pembelajaran Hybrid
Rabu, 27 Juli 2022